Viral! Pengemis Setelah Minta Belas Kasihan Langsung Naik Mobil, Pria Buta Tiba-Tiba Bisa Melihat

Keberadaan pengemis di perkotaan sering kali menjadi permasalahan yang memprihatinkan. Tak hanya soal jumlah yang semakin meningkat, tetapi juga maraknya praktik penipuan yang mengatasnamakan kemiskinan. Hal ini semakin rumit ketika masyarakat merasa sulit membedakan antara pengemis yang benar-benar membutuhkan bantuan dan mereka yang justru memanfaatkan belas kasihan orang lain untuk keuntungan pribadi.

Baru-baru ini, sebuah kejadian yang cukup mengejutkan publik terjadi dan viral di media sosial. Sebuah video yang diunggah di akun TikTok @gimanahariinii, pada hari Selasa (18/3/2025), memperlihatkan para pengemis yang setelah meminta belas kasihan kepada orang-orang, ternyata masuk ke dalam mobil mewah berwarna merah. Kejadian tersebut langsung menarik perhatian warganet yang merasa geram dan kecewa dengan tindakan tersebut.

Dalam video tersebut, tampak seorang ibu-ibu sedang menuntun suaminya yang tampak seperti orang buta. Mereka didampingi oleh dua wanita lainnya yang terlihat ikut membantu. Namun, yang mengejutkan adalah, ketika mereka mendekati mobil, sang suami yang tadinya terlihat lumpuh, tiba-tiba dapat berjalan sendiri dan memasuki mobil tanpa bantuan siapapun. Kejadian ini semakin menambah kecurigaan bahwa mereka bukanlah pengemis yang sesungguhnya.

Lebih mengejutkan lagi, dalam video tersebut terungkap bahwa ada seorang sopir yang mengemudikan mobil tersebut. Hal ini membuat banyak warganet merasa tertipu dan kecewa dengan tingkah laku orang-orang yang memanfaatkan simpati masyarakat untuk mencari keuntungan pribadi.

Sikap warganet pun bervariasi. Banyak dari mereka yang mengungkapkan bahwa mereka lebih memilih untuk membantu orang yang benar-benar berusaha daripada memberikan uang kepada pengemis. Misalnya, banyak yang lebih memilih untuk membeli makanan dari pedagang kaki lima di lampu merah, tukang becak, atau bahkan kurir, meskipun mereka tidak benar-benar membutuhkan barang atau jasa tersebut. Hal ini mencerminkan rasa empati terhadap orang yang bekerja keras, ketimbang mereka yang hanya mengandalkan belas kasihan orang lain.

Sebagai contoh, akun @nen*** mengungkapkan, “Aku gak pernah ngasih ke pengemis, mending beli jualan pedagang yg di lampu merah walau gak butuh2 amat tp mereka mau berusaha tanpa meminta-minta.”

Sementara itu, akun @aku*** juga memberikan pendapat serupa, “Mending ngasih tukang becak.. karena mereka kalau ga ada penumpang ya cuma seharian di becaknya. Gak kaya pengemis bisa muter kemana-mana.”

Kenyataan ini tentu menambah pertanyaan besar: bagaimana kita bisa membedakan pengemis yang benar-benar membutuhkan bantuan dan mereka yang hanya memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi? Tidak dapat dipungkiri bahwa keberadaan pengemis yang pura-pura ini semakin meresahkan masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk lebih bijak dalam memberikan bantuan.