Fachri Albar dan Nora Danish dalam Bukan Cinta Malaikat

InfoGaya – Telah mewarnai industri perfilman Indonesia sejak tahun 1980, di pertengahan tahun 2017 ini, Ganesa Perkasa Films siap merilis film pertama international production berjudul “Bukan Cinta Malaikat”, hasil kolaborasi dengan produksi film Malaysia, Ace Motion Pictures.

Film bergenre drama religi ini mengangkat kisah percintaan seorang relawan Muslim Care asal Bandung yang sedang bertugas di Timur Tengah. Untuk mendukung ceritanya, Film Bukan Cinta Malaikat melakukan syuting di Mekkah, Madinah serta Trengganu (Malaysia) dan Bandung.

Film Bukan Cinta Malaikat menghadirkan landscape-landsape Mekkah dan Madinah yang ditayangkan lebih detail dan indah, yang belum pernah ditampilkan di film-film Indonesia sebelumnya.

“Sesuai visi, Ganesa Perkasa Films, kami ingin menghadirkan film yang bermanfaat dan bisa menghibur bagi para penonton Indonesia. Cerita di film ini begitu kuat dan menarik, sehingga kami tak tanggung-tanggung untuk melakukan syuting di Mekkah dan Madinah serta menghadirkan keindahan Mekkah dan Madinah lebih detail,” jelas Chandir Bhagwandas.

Untuk menggarap film ini, Ganesa Perkasa Films memberikan kepercayaan kepada dua orang sutradara, satu asal Malaysia dan Indonesia.

Film Bukan Cinta Malaikat ini disutradarai oleh salah satu sutradara terbaik Malaysia, yaitu Azis M. Osman. Sementara, dari Indonesia dipercayakan kepada sutradara muda berbakat, Herdanius Larobu.

Untuk para pemain, film Bukan Cinta Malaikat juga menghadirkan bintang-bintang papan atas dari kedua negara.

Dari Indonesia, Film Bukan Cinta Malaikat diperankan oleh Fachri Albar, Donita, Dewi Irawan, Joshua Pandeleki, Iqbal Pakula, Edi Brokoli, Dewi Amanda dan sebagainya.

Tidak hanya itu, dari Malaysia ada, Nora Danish dan Ashraf Muslim. “Film Bukan Cinta Malaikat akan sarat dengan adegan-adegan yang membuat perasaan penonton terhanyut. Para pemeran film ini, berhasil memberikan totalitas acting yang baik sehingga akan membuat para penonton terbawa emosi ketika menonton film ini. Kisah film ini juga tidak mudah ditebak, mata penonton akan terpaku pada layar bioskop selama kurang lebih  94 menit,” ujarAzis M. Osman.

Film “Bukan Cinta Malaikat” menceritakan kisah seorang relawan asal Indonesia sedang bertugas di wilayah konflik di Timur Tengah. Saat sedang berada di Madinah, Reyhan menolong seorang perempuan asal Malaysia bernama Dewi (Nora Danish) yang sedang melakukan perjalanan umroh. Namun, Dewi secara tak sengaja tertangkap karena dikira penggunjung gelap. Dan, Reyhan berhasil menolong Dewi. Sebaliknya, Dewi berbalik menyelamatkan Reyhan ketika pemberontak di Timur Tengah hendak menembak Reyhan.

Sejak pertemuan itu, Reyhan merasakan benih cinta dalam dirinya. Ia menaruh hati pada Dewi.

Belum pernah ia bertemu dengan perempuan seperti Dewi. Reyhan pun mengejar Dewi ke Malaysia untuk menyatakan cintanya dan melamar Dewi.

Namum, cinta Reyhan tak berjalan mulus. Dewi telah memiliki kekasih bernama Adam (Ashraf Muslim). Sementara, di Bandung, seorang teman kecil Reyhan bernama Aliyah (Donita), mengharapkan cinta pada Reyhan.

Cobaan demi cobaan datang silih berganti menguji cinta Fachri dan Nora. Menguji ketaatan iman Reyhan dan Dewi. Reyhan yang telah bertemu dengan Dewi di tanah suci, masihkah mengingat Allah? Bagaimana kelanjutan cinta Reyhan dan Dewi?

“Kami berharap,  setelah menonton film Bukan Cinta Malaikat, penonton Indonesia dan Malaysia dapat mengambil manfaat pesan moral dari film ini. Semoga bermanfaat, Jayalah film Indonesia!,” jelas Chandir Bhagwandas.

Film “Bukan Cinta Malaikat” akan tayang secara serentak di bioskop-bioskop Indonesia pada 13 Juli 2017. Selanjutnya, film ini juga akan tayang di Malaysia.

Pemain :
1. FachriAlbar         : Reyhan
2. Nora Danish : Dewi
3. Donita                 : Aliyah
4. Ashraf Muslim         : Adam
5. DewiIrawan        : Yanti (IbuReyhan)
6. Joshua Pandeleki : Haryono (Ayah Reyhan)
7. Iqbal Pakula : Suami Aliyah
8. Dewi Amanda        : Amanda
9. Edi Brokoli         : TemanReyhan

Penulis Skenario         : Aziz M. Osman
Judul Sound track film : BukanCintaMalaikatcipt. Ryfell
Penyanyi                 : Ryfell & Azira “De Fam”
Arrasement         : Opunk Label Halo Entertainment Indonesia (HEI)
Produser                 : ChandirBhagwandas

Facts:
1. Film Bukan Cinta Malaikat merupakan film produksi internasional pertama Ganesa Perkasa Films yang juga merupakan titik balik dari New Vision Ganesa Perkasa Films setelah turut mewarnai industri perfilman Indonesia sejak tahun 1980. Dalam membuat karya-karyanya, Ganesa Perkasa Films selalu berlandaskan pada berpikir Kreatif – Inovatif – Edukatif dan Entertain.

2. Film Bukan Cinta Malaikat melakukan syuting di Madinah, Mekah, Bandung dan Trengganu (Malaysia)
3. Film Bukan Cinta Malaikat merupakan film Indonesia pertama bernuansa Islam yang menampilkan keindahan landscape-landscape Madinah dan Mekah secara lebih detail.
4. Film Bukan Cinta Malaikat adalah sebuah film religi yang menyentuh permasalahan-permasalahan mendasar dalam suatu hubungan dan rumah tangga.
5. Film Bukan Cinta Malaikat disutradarai oleh Aziz M. Osman dan Herdanius Larobu (Manusia Setengah Salmon)
6. Film Bukan Cinta Malaikat mengkolaborasikan produksi dan para pemeran yang berasal dari Indonesia dan Malaysia. Ganesa Perkasa Films bekerjasama dengan Ace Motion Pictures SDN BHD (Malaysia).

Tentang Ganesa Perkasa Films
PT. Ganesa Perkasa Films mulai bergerak di industri film sejak tahun 1980 diawali dengan produksi film “Gejolak Cinta Pertama” yang di bintangi oleh Ayu Azhari dan Chris Salam sebagai bintang utamanya. Kemudian kembali membuat produksi film “Nyegik” yang dibintangi oleh Kang Ibing di tahun yang sama. Beberapa film produksi PT Ganesa Perkasa Films, antara lain: Anak Ajaib, Laskar Cilik, Bidadari Terakhir, Leak, Gue Bukan Pocong, Planet Mars, Kesurupan Setan, Loe Gue End.

PT. Ganesa Perkasa Films hadir dan berkembang sebagai salah satu rumah produksi dengan maksud dan tujuan untuk turut meramaikan industri film di Indonesia dengan landasan berpikir Kreatif – Inovatif – Educatifdan Entertain dalam berkarya. NEW VISION,  seiring dengan pesatnya perkembangan industri perfilman Indonesia untuk itu GANESA PERKASA FILMS dengan visi barunya di tahun 2017 telah mempersiapkan film international production melibatkan artis luar negeri Malaysia dengan setting mengambil lokasi shooting di tiga negara; Malaysia, Arab Saudi (Madinah/Mekah) dan Indonesia.
Dengan di dukung TEAM CREATIVE yang sudah beperpengalaman di bidang industri perfilman dan para sineas muda yang handal, PT Ganesa Perkasa Films diharapkan mampu bersaing untuk menghasilkan karya-karya  film yang berkualitas, ditopang oleh kesadaran Logis – Etis dan Estetis di setiap karyanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *