19 Staf KLHK Perdalam Pengelolaan DAS ke Belanda

InfoGaya – Sebanyak 19 staf Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meraih beasiswa StuNed dari Pemerintah Kerajaan Belanda melalui Nuffic Neso Indonesia. Mereka akan mengikuti pelatihan “Watershed Management and Inland Water Degradation Control”. Penyerahan beasiswa disampaikan secara resmi dari Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl kepada Sekretaris Direktur Jenderal Pengendalian DAS dan Hutan Lindung, Murdiyono, di Jakarta (7/9). Turut hadir perwakilan dari Kedubes Belanda, Carel de Groot, Staf Ahli Sumber Daya Air dan jajaran pejabat di lingkungan KLHK dalam acara ini.

Pelatihan ini yang akan berlangsung dari tanggal 29 September sampai dengan 16 Oktober 2017 ini bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan staf KLHK dalam pengelolaan daerah aliran sungai (DAS), terutama di lingkup Direktorat Jenderal Pengendalian DAS dan Hutan Lindung. Pengelolaan DAS yang tepat akan mengurangi permasalahan banjir, lahan kritis, serta menurunnya kualitas air tawar. “Belanda menjadi tujuan belajar pengelolaan DAS karena IHE Delft merupakan pusat dunia untuk pendidikan pengelolaan tata air,” tutur Murdiyono dalam sambutan resminya.

Carel de Groot optimis peserta akan mendapatkan banyak pengalaman dengan pelatihan ini. “Pengelolaan sumber daya air merupakan bidang penting yang berkembang di Indonesia.” sambung Carel de Groot sambil merujuk kepada pengembangan proyek tanggul laut raksasa, yang berlokasi di teluk utara Jakarta.
Dalam kesempatan yang sama, Peter van Tuijl mengharapkan peserta untuk proaktif selama mengikuti pelatihan. “Metoda pelatihan ini dirancang efektif, dengan penggabungan mempelajari teori dan kunjungan ke instansi terkait dan lokasi di lapangan.”

Seperti diketahui, tailor-made training merupakan bagian dari beasiswa StuNed yang bertujuan meningkatkan kapasitas organisasi melalui pelatihan staf tingkat madya. Proposal training diajukan kepada Neso, sehingga modul dirancang khusu sesuai dengan kebutuhan organisasi pengaju. Ini ketiga kalinya KLHK mendapatkan beasiswa tailor-made training tersebut.

***
Beasiswa StuNed
StuNed, singkatan dari Studeren in Nederland, atau studi di Belanda, adalah program beasiswa yang merupakan bagian dari kebijakan kerjasama pembangunan pemerintah Belanda. Kerangka kerjasama bilateral tersebut tercantum dalam Multi-Annual Policy Framework 2014 – 2017 yang memiliki 6 bidang yang diprioritaskan yaitu Perdagangan Internasional, Keuangan dan Ekonomi (International Trade, Finance and Economics), Transportasi, (Agro) logistik dan Infrastruktur (Transport, (Agro)logistics and Infrastructure), Keamanan dan PenegakanHukum (Security and Rule of Law), Air (Water), Agro-Pangan dan Hortikultura (Agro-Food and Horticulture), Manajemen Kesehatan (Health Management). Sejak diluncurkan tahun 2000, StuNed sudah memberikan beasiswa bagi sekitar empat ribu.orang Indonesia.

Nuffic Neso Indonesia
Nuffic Neso Indonesia adalah kantor perwakilan Nuffic, organisasi non profit di Belanda yang ditunjuk resmi menangani kerja sama internasional di bidang pendidikan dan didanai oleh pemerintah Belanda. Nuffic Neso Indonesia menyediakan informasi serta memberikan konsultasi secara cuma-cuma mengenai lebih dari 2.100 program studi yang diberikan dalam bahasa Inggris. Nuffic Neso Indonesia juga memprakarsai dan memfasilitasi kerja sama di bidang pendidikan tinggi antara institusi di Indonesia dan Belanda serta menawarkan, mewakili pemerintah Belanda,beasiswa untuk warga negara Indonesia setiap tahunnya www.nesoindonesia.or.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *